tentara emiratSanaa, LiputanIslam.com –  Komandan umum angkatan bersenjata Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan satu lagi tentara negara ini terbunuh di Yaman. “Satu tentara UEA bernama Ubaid Salim Said al-Badwawi terbunuh di Yaman. Dia ikut berperang di Yaman di bawah pasukan koalisi Pemulihan Harapan,” katanya, seperti dilansir kantor berita UEA, WAM, Minggu (21/2).

Sehari sebelumnya, menurut laporan IRNA, pasukan Yaman telah menggempur dan menghancurkan lima unit mobil lapis baja tentara Arab Saudi di pintu perbatasan Khadra, Najran, Arab Saudi, mengakibatkan beberapa tentara Saudi yang ada di dalamnya tewas.

Pasukan Yaman juga menggempur beberapa posisi militer Saudi di kawasan Jizan, mengakibatkan beberapa tentara Saudi terbunuh dan atau luka-luka.

Sementara itu, media perang  Yaman memperlihatkan beberapa penggalam rekaman video  gempuran pasukan Yaman terhadap pasukan pro-Saudi di kawasan Maidi dalam pertempuran yang terjadi selama beberapa hari terakhir.

Dalam video itu terlihat ledakan-ledakan besar yang menerjang mobil-mobil militer pasukan pro-Saudi dan menewaskan orang-orang yang ada di dalamnya di beberapa titik kawasan pantai Maidi.

Selain itu, terlihat pula rekaman penghancuran dan penyitaan peralatan tempur di sahara Maidi dan serta penawanan 8 anggota milisi Yaman pro-Saudi.
Saudi dan sekutunya sudah hampir satu tahun menebar kematian Yaman dengan dalih memulihkan pemerintahan presiden Yaman Abd Rabbuh Mansuor Hadi yang tersingkir oleh revolusi rakyat yang dimotori oleh gerakan Ansarullah.

Saudi berjanji menumpas Ansarullah yang didukung oleh militer Yaman, tapi sampai sekarang serangan itu hanya menghasilkan tewasnya 8,300 orang yang lebih dari 2,236 di antaranya adalah anak kecil serta terlukanya lebih dari 16,000 orang, sementara pasukan militer Yaman dan milisi Ansarullah tetap tangguh bertahan dan menyerang.

Serangan Saudi  dan sekutunya juga telah menimbulkan kerugian materi pada Yaman dalam jumlah yang sangat besar berupa kehancuran fasilitas infrastruktur, rumah sakit, sekolah, pabrik, rumah ibadah dan situs-situs sejarah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL