israel-iran-warWashington, LiputanIslam.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) belakangan ini mengusulkan kepada Israel supaya menyerang Suriah, namun usulan itu ditolak oleh Tel Aviv dengan alasan bahwa serangan terhadap Tentara Arab Suriah (SAA) dapat mengobarkan perang besar yang melibatkan Republik Islam Iran.

Hal ini diungkap oleh surat kabar World Tribune Selasa 27 Mei lalu. “AS melancarkan kampanye menyudutkan Israel atas ketidak mampuannya menyerang Suriah,” tulis harian yang berbasis di AS tersebut.

World Tribune memberitakan, sumber-sumber diplomatik menyebutkan bahwa usulan itu dimukakan oleh Presiden AS Barack Obama pada bulan ini, yaitu ketika SAA terus merebut kemenangan atas milisi pemberontak dan menggempur posisi-posisi mereka di Dataran Tinggi Golan, namun usulan tersebut ditolak oleh Tel Aviv.

Sumber-sumber itu juga menyatakan bahwa para penasehat Presiden Obama, termasuk Penasehat Keamanan Nasional Susan Rice, mengingatkan para pemimpin Rezim Zionis Israel bahwa mereka akan menyesali penolakan tersebut.

Menurut World Tribune, sebuah sumber yang mengetahuai masalah ini mengatakan, “Pemerintah Israel telah diperingatkan bahwa penolakan terhadap usulan serangan terhadap pasukan (Presiden Suriah Bashar) al-Assad akan sangat mahal bagi mereka, dan dalam beberapa pekan ini telah terjadi peningkatan bukti-bukti pembalasan AS.”

Sumber itu menambahkan, “Susan Rice dan Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel menolak alasan Israel bahwa serangan terhadap tentara Suriah dapat mengobarkan perang yang dapat melibatkan Iran.”

Sementara itu, lembaga pemberitaan FNA yang berbasis di Iran menyebutkan bahwa menurut para pengamat, Israel sendiri sebenarnya juga berusaha mengembangkan isu serangan terhadap Suriah karena Tel Aviv mencemaskan perkembangan situasi pasca krisis Suriah. Israel khawatir posisi Suriah akan menguat di Dataran Tinggi Golan, wilayah Suriah yang diduduki oleh Israel.

Karena itu, Tel Aviv kini mencoba menjawab pertanyaan apa yang harus diperbuat Israel terhadap Suriah. Dalam rangka ini, Israel sengaja menebar berita-berita mengenai serangan terhadap Suriah atau isu penolakan Tel Aviv terhadap usulan supaya Israel menyerang Suriah dengan tujuan mengondisikan kemungkinan aksi yang akan dilakukan Israel di masa mendatang. (mm/worldtribune/fna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL