iraq-electionBaghdad , LiputanIslam.com – Komisi Tinggi dan Independen Pemilu Irak menyatakan bahwa hasil terakhir pemilu negara ini akan diumumkan dalam jangka waktu sekitar satu bulan ke depan. Ketua administrasi pemilu pada Komisi Pemiluhan Umum (KPU) Irak, Miqdad al-Sharifi, dalam jumpa pers Rabu (30/4/2014) mengatakan, “ Hasil pemilu akan diumumkan dalam jangka waktu antara 20 hingga 30 hari ke depan.”

Dia menjelaskan bahwa pengumuman itu bergantung pada jumlah pengaduan yang masuk ke KPU sehingga jika jumlahnya semakin besar maka pengumuman akan semakin mundur.

Mengenai tingkat partisipasi rakyat pemilu dia menyebutkan jumlah sekitar 60 hingga 70 persen. “Dari 2,432.449 penduduk yang berhak pilih pada tahap akhir pemilu, tercatat 12,101,965 orang yang telah memberikan suara,” rinci al-Sharifi.

Tahap terakhir pemilu ketiga Irak pasca tergulingnya rezim Saddam Hossein ini dimulai sejak Rabu pagi kemarin, berakhir sekitar pukul 18.00 waktu setempat, dan segera disusul dengan proses penghitungan suara.

Tahap pertama dimulai pada Ahad lalu dan berlanjut hingga Senin. Pada tahap ini pemungutan suara diselenggarakan untuk warga negara Irak yang tersebar di 19 negara dunia.

Sedangkan tahap kedua yang merupakan pemungutan suara khusus untuk anggota aparat keamanan serta pegawai Kementerian Kesehatan, para tahanan dan para pasien di rumah sakit dimulai pada hari Senin.

Selasa lalu merupakan hari kesiagaan seluruh personil keamanan Irak untuk mengamankan tempat-tempat pemungutan suara dan warga yang akan memberikan suara.

Komando Angkatan Bersenjata Irak untuk Wilayah Operasi Baghdad sejak Selasa sore telah menutup semua jalur keluar masuk Baghad serta meliburkan semua bandara udara Irak sejak pertengahan malam Selasa hingga Rabu sore. (mm/fna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL