relawan hasyd sakbi irakBaghdad, LiputanIslam.com – Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Anbar, Irak, mengumumkan sebanyak 3000 relawan al-Hasyd al-Sakbi telah tiba di provinsi ini Senin (18/5) untuk berpartisipasi dalam operasi pembebasan semua kawasan Ramadi dari tangan pasukan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

“Sebanyak hampir 3000 anggota al-Hasyd al-Sakbi dari suku-suku selatan dan Furat Tengah yang berangkat dari provinsi Babil telah tiba di Anbar dan berkonsentrasi di kamp militer al-Habaniyah (30 km sebelah timur Ramadi),” ungkap dewan tersebut, sebagaimana dilansir Alalam.

Laporan lain dari Fars News menyebutkan bahwa ribuan anggota al-Hasyd al-Syakbi lainnya telah ditarik dari berbagai lokasi ke pangkalan-pangkalan mereka di provinsi Baghdad untuk menyusul ke Anbar.

Dalam beberapa hari terakhir pasukan Irak dan suku-suku Sunni setempat terdesak mundur oleh pasukan ISIS setelah sekian bulan bertahan di Ramadi, ibu kota provinsi Anbar, dan sejumlah tentara Irak yang terkepung ISIS di kota ini terbunuh.

Menurut laporan Anatolia, Komisi HAM Irak Senin kemarin menyatakan jumlah pengungsi Anbar mencapai 7000 kepala keluarga selama ISIS menguasai komplek pemerintahan di Ramadi sejak tiga hari sebelumnya, sementara korban tewas di pihak sipil dan militer mencapai 500 orang selama beberapa pekan terakhir.

Banyak kawasan Ramadi jatuh ke tangan ISIS. Hal ini membuat Perdana Menteri Irak Haider Abadi selaku panglima tertinggi Angkatan Bersenjata Irak meloloskan desakan berbagai pihak, termasuk DPRD Anbar, supaya relawan al-Hasyd al-Syakbi yang dikenal tangguh dikirim ke Anbar. (Baca: Situasi di Ramadi Memburuk, Tentara Irak Akan Segera Memulai Operasi Masif)

Sementara itu, para analis menilai pembebasan Ramadi lebih mudah daripada kota Fallujah karena selain suku Sunni provinsi Anbar, terutama di kota Ramadi sendiri, bangkit melawan ISIS, relawan al-Hasyd al-Syakbi juga terjun ke medan laga membantu tentara Irak. Selain itu, pasukan udara serta berbagai senjata dan peralatan perang berat, termasuk roket jarak pendek dengan daya ledak besar, juga dikerahkan untuk mengganyang ISIS. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL