Washington,LiputanIslam.com-Dua pejabat Amerika mengatakan, Rex Tillerson, menolak permintaan untuk mengadakan jamuan penghormatan bulan Ramadan.

Menurut laporan Reuters, langkah Tillerson ini telah merusak tradisi yang telah berlangsung sejak 20 tahun lalu.

Sejak tahun 1999, para menteri luar negeri dari partai Republik dan Demokrat selalu mengadakan jamuan buka puasa atau perayaan Idul Fitri sebagai bentuk penghormatan terhadap bulan Ramadan.

Menurut para pejabat yang menjadi sumber Reuters, Tillerson menolak permintaan yang diajukan kantor Mazhab dan Urusan Internasional terkait  penyelenggaraan perayaan Idul Fitri.

Kantor ini mengajukan permintaan tersebut melalui sebuah memo bertanggal 6 April kepada menteri luar negeri Amerika. Reuters mengaku telah melihat memo tersebut.

Semasa kampanye pilpres, Donald Trump berulangkali merilis pernyataan pedas terhadap kaum Muslim. Setelah menempati Gedung Putih, dia mengeluarkan perintah eksekutif yang melarang warga dari tujuh negara Muslim memasuki Amerika.

Juru bicara Kemenlu AS mengaku, pihaknya masih mengkaji alternatif-alternatif lain untuk menghormati Ramadan dan Idul Fitri. (af/alalam/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL