Washington,LiputanIslam.com-Situs Amerika, The Hill, dalam artikelnya membahas kemampuan militer Hizbullah di kawasan strategis Timur Tengah. Hizbullah disebut telah menjadi sebuah kekuatan besar di kawasan ini.

“Dengan disahkannya resolusi 1701 di Dewan Keamanan PBB untuk mengakhiri perang antara Hizbullah dan Israel, kelompok ini dengan dukungan senjata dari Iran tak hanya membuktikan kegagalan resolusi ini, tapi juga membuktikan diri sebagai kekuatan besar di kawasan,”tulis The Hill.

Resolusi 1701 ditetapkan oleh Dewan Keamanan pada Agustus 2006 menyusul perang 33 hari antara Rezim Zionis dan Hizbullah.

Kendati telah merusak sejumlah infrastruktur Lebanon, Israel menderita kekalahan besar dalam perang ini.

Saat ini, pasukan penjaga perdamaian PBB (UNIFIL) berada di perbatasan Palestina dan Lebanon untuk mencegah bentrokan antara Hizbullah dan Israel.

Meski Lebanon mematuhi isi resolusi 1701, banyak pihak, termasuk presiden Lebanon, meyakini bahwa tindakan agresi Israel bertentangan dengan resolusi ini.

Menurut The Hill, berdasarkan geopolitik Timteng, Hizbullah akan melanjutkan pengaruhnya di kawasan sebagai salah satu aktor utama di Perang Suriah dan sebuah kekuatan militer-politik di Lebanon.

Situs Amerika ini menilai, kekuatan Hizbullah saat ini melebihi kekuatannya pada tahun 2006. “Berdasarkan dugaan tentara Israel, saat ini Hizbullah memiliki 130 ribu roket dan misil. Jumlah ini meningkat signifikan dibanding 11 tahun lalu, yang otomatis meningkatkan daya perang kelompok yang didukung Iran ini,”demikian dinyatakan The Hill. (af/alalam/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL