Trebes,LiputanIslam.com-Sumber-sumber media Prancis mengabarkan terjadinya penembakan dan penyanderaan di sebuah supermarket di selatan negara ini.

ISIS kembali menjadikan Prancis sebagai target terornya. Sebelum ini, Prancis yang dianggap sebagai simbol liberalisme sekular Barat kerap diserang kelompok teroris ini.

Beberapa saat lalu sumber-sumber keamanan Prancis mengabarkan, sebuah aksi penyanderaan dan penembakan terjadi di Trebes, selatan Prancis.

Menurut laporan AFP, seorang polisi dikabarkan terluka dalam insiden ini. Juga ada berita yang belum dikonfirmasi terkait jatuhnya satu korban jiwa.

Jaksa Umum Prancis menyatakan, ISIS mengaku bertanggung jawab atas insiden penyanderaan di supermarket Trebes.

Dua orang bersenjata yang berlindung di supermarket menembaki aparat kepolisian. Mereka juga menyandera sejumlah pengunjung supermarket.

Polisi Prancis menegaskan bahwa kejadian ini adalah aksi terorisme.

Walikota Trebes mengumumkan, dua sandera tewas saat proses pembebasan sandera berlangsung, namun semua sandera telah dibebaskan teroris.

Serangan pertama teroris di Prancis terjadi pada tahun 2012, yang kemudian disusul penembakan di kantor majalah satire Charlie Hebdo. Penembakan massal dan aksi bom bunuh diri di Paris pada 2015 serta sejumlah aksi teror lain menunjukkan, ISIS memberikan ‘perhatian khusus’ terhadap negara ini. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL