Riyadh,LiputanIslam.com-Sistem pertahanan udara Rusia, Pantsyr S-1, yang digunakan Uni Emirat Arab, telah merontokkan sebuah helikopter Saudi di Marib, Yaman, Selasa (18/4).

Situs Prancis Mena Defense dalam laporannya menyatakan, sistem rudal Pantsyr S-1 keliru membidik helikopter Black Hawk milik Saudi hingga menewaskan sedikitnya 12 serdadu Saudi.

Situs ini lalu menjelaskan kenapa helikopter Saudi justru menjadi sasaran salah satu anggota koalisinya dalam agresi atas Yaman. Dikatakan bahwa saat helikopter ini mengudara, sistem pertahanan Pantsyr S-1 mengidentifikasi dua rudal yang ditembakkan ke arah Marib (tempat jatuhnya helikopter). Sialnya, helikopter Black Hawk ini berada dalam jarak bidik Pantsyr milik Emirat. Helikopter ini pun rontok ditembak sistem pertahanan ini karena dikira rudal milik kelompok Ansharullah.

Seperti diketahui, pasukan koalisi Arab pimpinan Arab Saudi melancarkan serangan udara di Yaman sejak 26 Maret 2015 sampai sekarang. Agresi ini dilakukan dengan dalih membela pemerintahan Mansour Hadi yang terjatuh akibat revolusi rakyat di Sanaa, ibu kota Yaman. Revolusi ini digerakkan oleh Ansarullah yang bersekutu dengan tentara Yaman loyalis mantan presiden Ali Abdullah Saleh. Hingga kini, agresi koalisi pimpinan Saudi tersebut telah menjatuhkan sekira 10.000 korban tewas dan melukai puluhan ribu korban luka. Mayoritas korban berasal dari kalangan sipil.(af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL