Okinawa,LiputanIslam.com-Dikutip dari Sputnik, sebuah kelompok yang terdiri dari tiga ribu warga Okinawa mengajukan komplain ke pemerintah Jepang. Mereka mengeluhkan polusi suara yang ditimbulkan pesawat-pesawat AS di pulau Okinawa.

Majalah angkatan bersenjata AS, Star and Stripes, melaporkan, Kenei Yamashiro (79) di sidang pengadilan menyatakan, warga Okinawa dihadapkan pada sejumlah masalah 73 tahun setelah perang. Masalah-masalah itu meliputi pendaratan darurat pesawat, jatuhnya benda-benda dari langit, dan polusi suarah yang mengganggu percakapan harian warga. Menurut Yamashiro, polusi suara ini juga menyebabkan mereka tidak bisa menyaksikan televisi dan mendengarkan radio.

“Meski sudah ditetapkan penerbangan malam hanya dilakukan sejak pukul 10 hingga 6 pagi, namun penerbangan-penerbangan malam hari terus berlanjut, hingga menyebabkan masalah serius, yaitu insomnia warga,”kata Yamashiro.

Ribuan warga kota Ginowan di provinsi Okinawa ini berharap mendapat ganti rugi senilai 10 juta dolar, sebagai kompensasi atas masalah yang dihadapi karena operasi-operasi AS di kawasan tersebut. Jika tuntutan mereka dikabulkan, tiap warga akan mendapat ganti rugi senilai 3.570 dolar. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*