Damaskus,LiputanIslam.com-Sumber-sumber di lapangan mengabarkan, tentara Suriah (SAA) dan pasukan muqawamah telah mensterilkan kawasan perbatasan dengan Irak dari al-Bukamal hingga al-Tanf dari sisa-sisa ISIS. Dengan demikian, pangkalan AS berada dalam kepungan tentara Suriah dari semua arah.

SAA berhasil mensterilkan kawasan seluas 45 dan 60 kilometer dari gurun Suriah hingga perbatasan Irak dari kelompok teroris yang masih tersisa.

Operasi militer ini dimulai dari tujuh kilometer selatan Humaymah serta pos II dan III penyulingan minyak di gurun Suriah hingga berujung pada pembersihan kawasan sejak al-Bukamal hingga al-Tanf dari unsur-unsur teroris.

Lebih dari 4.500 kilometer persegi gurun Suriah telah dibebaskan, menyusul operasi besar-besaran yang dilancarkan SAA terhadap ISIS di sekitar Damaskus, Homs, dan Deir az-Zour.

Pasukan AS menduduki al-Tanf di perbatasan Suriah-Irak tanpa persetujuan pemerintah Damaskus. Mereka memberikan bantuan logistik dan persenjataan kepada sisa-sisa ISIS, juga mendirikan sejumlah pangkalan pelatihan untuk para teroris di bawah pengawasan pasukan khusus AS.

Dalam beberapa bulan terakhir, kawasan tersebut menjadi titik mula aksi teror ISIS untuk menyerang sejumlah pusat militer di gurun Suriah.

Menurut laporan IRNA, pasca kekalahan telak ISIS di Suriah pada tahun lalu, kini mereka terpencar menjadi beberapa kelompok di sejumlah kota dan gurun Suriah. Dalam beberapa kesempatan, mereka melancarkan aksi teror di negara tersebut.

ISIS pada tiga tahun lalu menduduki sekitar 50 persen dari wilayah Suriah. Namun berkat operasi militer poros muqawamah dan SAA, kelompok teroris ini sekarang hanya menguasai sekitar 4 persen dari tanah Suriah. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*