5a397817-74c9-4045-a303-5f112aa6fabbKaduna,LiputanIslam.com- Di malam Asyura, sebuah masjid di Kaduna, ibu kota negara bagian Kaduna, dikepung militer Nigeria. Mereka menghalangi para hadirin majlis duka keluar dari masjid.

Komisi HAM Islami yang bermarkas di London, menuntut pemerintah Nigeria menghentikan pengepungan ini. Pihak pemerintah diminta membebaskan Syiah Nigeria mengadakan perkumpulan dan ritual mereka.

Sebelum masjid dikepung, kendaraan-kendaraan lapis baja militer Nigeria terlihat di sekitar masjid.

Komisi ini mengumumkan, militer Nigeria pada Senin malam menahan 15 anggota Gerakan Islam Nigeria di Kaduna.

Disebutkan bahwa sejumlah wanita dan anak-anak juga turut ditahan pihak militer.

Menurut laporan, pihak militer menggunakan gas air mata untuk mencegah warga Syiah berkumpul. Mereka juga melukai sejumlah orang.

Menyusul tekanan atas warga Syiah, para pejabat negara bagian Kaduna menyatakan Gerakan Islam Nigeria pimpinan Syekh Zakzaky sebagai organisasi ilegal.

7 Oktober lalu, pemerintah negara bagian Kaduna memperingatkan, orang yang menjadi anggota gerakan ini diancam penjara selama 7 tahun.

Tahun lalu, militer Nigeria menyerbu sebuah gedung milik warga Syiah di kota Zaria. Saat itu, muslimin Syiah Nigeria sedang mengadakan acara keagamaan di tempat tersebut.

Sehari kemudian, militer menyerang rumah Syekh Zakzaky dan melukai serta menangkapnya. Serangan itu juga menewaskan ratusan orang, termasuk tiga putra pemimpin Syiah Nigeria ini.

Banyak organisasi HAM internasional yang mengecam pembantaian ini. Beberapa bulan lalu, Badan Amnesti Internasional menuduh pemerintah Nigeria membantai muslimin.

Dalam wawancara dengan PressTV tanggal 25 Juli lalu, Suhaila Zakzaky, putri Syekh Ibrahim Zakzaky, menyatakan ayahnya kehilangan salah satu matanya akibat serangan militer Nigeria.

Beberapa bulan terakhir ini, warga Nigeria di seluruh negeri menuntut pembebasan Syekh Zakzaky. (AF/PressTV.fa)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL