Kuwait City,LiputanIslam.com-Kantor berita Kuwait, KUNA, melaporkan bahwa negara ini telah meminta agar Saudi, Bahrain, Mesir, dan UEA memperpanjang tenggat waktu bagi Qatar 48 jam lagi.

Permintaan ini disampaikan setelah pertemuan Emir Kuwait dengan Syekh Mohammad Al Thani, menteri luar negeri Qatar. Al Thani adalah pembawa surat Emir Qatar, Syekh Tamim bin Hamd Al Thani, kepada empat negara Arab di atas.

Stasiun al-Arabiya melaporkan, Riyadh, Kairo, Manama, dan Abu Dhabi menyetujui permintaan Emir Kuwait ini. Dengan demikian, Qatar diberi waktu 48 jam lagi untuk menjawab 13 tuntutan dari negara-negara tetangganya.

Perpanjangan waktu ini diberikan kendati Doha menyatakan bahwa jawaban resminya kepada empat negara Arab telah disiapkan. Sebelum ini, Doha mengumumkan akan memberikan surat jawabannya melalui Kuwait Senin ini (3/7).

Tenggat waktu sebelumnya telah berakhir pada tengah malam Minggu (2/7).

Pernyataan Menteri Luar Negeri Qatar sendiri menyiratkan bahwa Doha tidak bersedia memenuhi syarat-syarat yang diajukan. Dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Italia di Roma, Al Thani menegaskan bahwa syarat-syarat itu disusun sedemikian rupa untuk ditolak Qatar.

Khaled bin Muhammad al-Athiya, menteri pertahanan Qatar, dalam wawancara dengan Sky News mengatakan,”Negara-negara tetangga kami berniat menggulingkan pemerintahan Doha. Jika diperlukan, Doha bersiap untuk mempertahankan kedaulatannya.”

Menurut al-Athiya, Doha merasa bahwa kawan-kawan lamanya telah menusuknya dengan belati dari belakang. (af/farsnews/kuna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL