TelAviv,LiputanIslam.com-Media-media Israel mengabarkan, Tel Aviv telah meminta Moskow untuk menjadi penengah. Dalam pesannya, Tel Aviv meminta agar Moskow memberitahu Teheran bahwa Israel tak ingin mencari masalah.

Berdasarkan laporan yang dikutip Yedioth Ahronoth dari sumber-sumber diplomatik, Rezim Zionis meminta agar Rusia “segera melibatkan diri.” Israel berpesan, mereka tak berniat terlibat konflik dengan Iran dan Suriah.

Pesan ini disampaikan setelah jet-jet tempur Israel menyerang sejumlah lokasi di wilayah Suriah pada Sabtu (10/2). Pertahanan udara Suriah sukses merontokkan salah satu jet F-16 milik Rezim Zionis.

Media Israel ini juga melaporkan, Tel Aviv mengirim pesan senada ke Washington. Amerika diminta untuk menjadi mediator antara Rezim Zionis dan Lebanon.

Dalam beberapa hari terakhir, ketegangan antara kedua pihak kian meruncing, menyusul rencana Israel untuk mendirikan tembok di perbatasan Lebanon, juga upaya rezim ini untuk merampok sumber-sumber alam bawah tanah Lebanon.

Bersamaan dengan tersiarnya kabar permintaan Tel Aviv kepada Moskow dan Washington untuk menjadi penengah, Benyamin Netanyahu diberitakan menelepon Vladimir Putin (presiden Rusia) dan Rex Tillerson (menlu AS).

Dalam perbincangan teleponnya dengan Putin, Netanyahu berkata,”Kami akan bertindak menghadang upaya Iran untuk mendirikan pangkalan di Suriah. Iran telah melanggar ‘kedaulatan’ kami.”

Dia mengklaim, Israel menghendaki perdamaian. Tapi akan ‘membela diri’ jika diserang pihak lain. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL