Beijing,LiputanIslam.com-Usai “tindakan provokatif” angkatan laut AS di sekitar kepulauan sengketa di Laut China Selatan, media-media China mengabarkan, Beijing telah menempatkan rudal-rudal “yang sanggup menargetkan kapal-kapal sedang dan besar.”

Menurut laporan situs CNN, televisi nasional China pada Selasa (8/1) mengumumkan penempatan rudal-rudal balistik DF-26 di barat laut negara tersebut. Rudal-rudal itu bisa memuat hulu ledak nuklir atau konvensional, serta memiliki jarak tempuh sejauh 5471 km.

Para analis menjuluki rudal-rudal itu sebagai “Pembunuh Guam.” Dengan rudal-rudal tersebut, China bisa menargetkan pulau-pulau di teritori AS, yang di sana terdapat pangkalan udara Andersen dan fasilitas-fasilitas militer utama Paman Sam.

Tindakan ‘pamer’ China ini diambil sehari setelah kapal perang AS, McCampell, mendekati kepulauan Paracel di selatan Laut China. Aksi provokatif AS ini dilakukan atas nama “kebebasan bernavigasi.” Beijing segera menuduh Washington telah melanggar wilayah perairannya.

Pada September lalu, nyaris terjadi gesekan antara kapal destroyer China, Lanzhou, dengan kapal AS, USS Decatur. Usai peristiwa tersebut, sejumlah analis pendukung China menyeru angkatan laut China untuk bertindak melebihi apa yang telah mereka lakukan. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*