Teheran,LiputanIslam.com-Menteri luar negeri Iran bereaksi terhadap pernyataan kontradiktif menteri luar negeri AS terkait negaranya.

“Perubahan mendadak yang ‘hebat.’ Di satu waktu, AS mengklaim Iran di ambang kehancuran. Namun di waktu lain, Iran dianggap sebagai kekuatan besar yang mengancam NATO,”cuit Javad Zarif dalam akun Twitter-nya.

“Pompeo dan atasannya selalu melontarkan statemen kontradiktif di setiap peristiwa. Di lain pihak, Iran selalu bertanggung jawab dan menghendaki perdamaian,”lanjutnya.

Dalam pidato pembukaan pertemuan para menlu NATO, Kamis (4/4), Pompeo mengatakan,”Kita telah berusaha menciptakan sebuah perisai untuk menghadang agresi. Hal ini telah diwujudkan dan kita melakukannya dengan baik selama 70 tahun.

“Kita bisa menjaga ‘perdamaian dan kekuatan’ melalui NATO. Kita telah menghadapi ancaman China, Rusia, dan Iran dengan NATO. NATO adalah perisai terbesar di hadapan Soviet dan penyebaran komunisme, Soviet runtuh berkat penguatan militer yang dilakukan (Ronald) Reagan.

“Kita harus mengadaptasikan NATO untuk menghadapi ancaman-ancaman yang baru muncul. Kita mesti melakukannya, terutama di periode baru persaingan kekuatan-kekuatan besar menghadapi Rusia, China, dan Republik Islam Iran.”(af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*