Kabul,LiputanIslam.com-Mulla Hibatullah Akhunzada berbicara soal keberadaan militer Amerika dan keinginannya untuk berdamai. Hal ini disampaikannya dalam statemen yang dirilis dalam rangka Idul Fitri.

Dalam statemennya, pemimpin Taliban ini menepis kekhawatiran bahwa Afghanistan akan menjadi tempat perlindungan bagi kaum radikal yang ingin menyerang Amerika dan sekutunya. Dia juga membantah berita bahwa dia melindungi orang-orang radikal asing.

Akhunzada menuntut kemerdekaan Afghanistan dan berdirinya pemerintahan Islam di negara ini. Dia juga memberi peringatan soal bertambahnya jumlah serdadu Amerika di Afghanistan yang kini mencapai angka 3-5 ribu personil.

“Tiap kali Amerika bersikeras untuk mempertahankan militernya di Afghanistan, atau berniat menambah jumlah serdadunya, sensitifitas regional terhadap mereka juga akan meningkat,”ungkapnya.

Akhunzada mengklaim, dia akan menjalin hubungan konstruktif dengan pemerintah Afghanistan dan dunia jika Amerika sudah mengakhiri invasi ilegalnya di negara tersebut.

Melalui statemen ini, Akhunzada juga membantah tuduhan bahwa Taliban menerima bantuan dari negara-negara lain, termasuk Pakistan dan Rusia. Dia mengklaim, dirinya tak akan membiarkan negara asing mencampuri urusan Afghanistan. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL