NewYork,LiputanIslam.com-Sekjen PBB bertemu dengan Muhammad bin Salman, Selasa (27/3), dan mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Saudi. Antonio Guterres menyebut bantuan senilai satu milyar dolar itu sebagai “tanggapan insani untuk mendukung piagam kemanusiaan.”

Guterres berjanji akan mengumumkan ‘kedermawanan’ Saudi ini pada pertemuan pekan mendatang di Jenewa terkait tugas kemanusiaan di Yaman.

Dia menyinggung tentang kedermawanan yang merupakan salah satu ajaran Islam. Guterres mengaku, dia marah saat melihat sebagian orang menggambarkan Islam secara negatif.

Guterres juga berbicara saat dia menjabat sebagai Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi. “Saya berkesempatan melihat pandangan mulia Dunia Islam terkait para pengungsi. Mereka (Muslimin) membuka perbatasan, pintu rumah, dan hati mereka untuk para pengungsi,”tuturnya.

Sekjen PBB berpendapat, masalah-masalah kemanusiaan bisa diatasi dengan solusi politik. Dia menyatakan kesiapan PBB bekerjasama dengan Saudi untuk menemukan solusi politik guna mengakhiri derita rakyat Yaman.

Kesengsaraan rakyat Yaman, yang notabene disebabkan agresi Saudi, dinilai Guterres bisa diakhiri dengan bantuan dana Saudi tersebut.

“Saya berharap dengan perencanaan yang sudah dilakukan, semua bantuan kemanusiaan bisa diperoleh (rakyat Yaman),”tambahnya.

Guterres menyebut reformasi di Saudi sebagai langkah yang berani. Dia berharap, reformasi ini bisa mewujudkan stabilitas dan perdamaian untuk Riyadh dan kawasan.

Sekjen PBB sebelum ini, yaitu Ban Ki-moon, juga pernah menerima bantuan Saudi. Sebagai balasannya, dia menghapus nama negara ini dari daftar negara-negara pembunuh anak-anak. (af/irna)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL