pejuang palestina tertembakTepi Barat, LiputanIslam.com — Otoritas Israel di tanah pendudukan (IOA) telah menghancurkan 523 rumah penduduk Palestina di Tepi Barat sejak awal 2016. Jumlah ini meningkat 275% dibandingkan dengan tahun lalu, sebagaimana yang dilaporkan oleh Palestinian Center pada Minggu (10/4/2016).

Sementara itu, laporan dari Land Research Center (LRC) mengungkapkan bahwa tentara Israel telah meratakan 188 bangunan yang dihuni oleh sekitar 854 penduduk Palestina. Provinsi Nablus, di wilayah utara Tepi Barat, tercatata ada 58 rumah yang diratakan. Wilayah pedesaan Tana juga menjadi sasaran 3 kali penghancuran pada bulan Februari dan Maret.

IOA telah menghancurkan 41 rumah di Yerusalem, 33 rumah di Al-Khalil, dan 28 rumah di Tubas. Beberapa bangunan milik penduduk Palestina juga diratakan di Jabal Al Baba dan komunitas Abu Nawar Badui.

Penghancuran juga menargetkan perumahan di Silwan, Beit Hanina, Al Tur, Sur Baher, dan Al Mukbir. Menurut Palestinian Center, ini benar-benar merupakan serangan yang keji. Pihak polisi Israel yang khusus bertugas meratakan pemukiman Palestina menargetkan bangunan yang berlokasi di Area C yang dikontrol Israel, yang sebagian 61% berada di Tepi Barat.

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL