Bashar Ja'fari, wakil Suriah di PBB (foto:presstv)

Bashar Ja’fari, wakil Suriah di PBB (foto:presstv)

Damaskus,LiputanIslam.com-Suriah akan menuntut ganti rugi dari pasukan koalisi yang dikomandani Amerika. Alasannya, pihak koalisi telah menghancurkan sarana-sarana infrastruktur negara ini.

Hal ini ditekankan Bashar Ja’fari, wakil Suriah di PBB, dalam dua suratnya kepada Sekjen dan Dewan Keamanan PBB.

Dalam surat itu, Ja’fari mengatakan, serangan terakhir jet-jet koalisi Amerika menyebabkan kerugian atas sumur serta kilang minyak dan gas di provinsi Dyruzzur, Raqqa, dan Hasakah.

Menurut Ja’fari, sarana-sarana infrastruktur ini telah luluh lantak. Dia meminta PBB berupaya menghentikan serangan-serangan ini, karena itu akan memperpanjang krisis di Suriah.

Ia mengatakan,“Selain serangan-serangan ini, tindakan memihak sejumlah negara yang merugikan rakyat Suriah juga turut menjadikan krisis ini kian rumit.”

“Sesuai hukum hak internasional, Suriah berhak menerima ganti rugi dari negara-negara koalisi Amerika,”tambahnya.

Terkait hal ini, Kementerian Luar Negeri Suriah menyatakan, penghancuran jembatan dan pengrusakan infrastruktur ekonomi Suriah yang dilakukan koalisi Amerika ini, akan menguntungkan kelompok teroris, terutama ISIS dan Jabhat al-Nusra.

Sejak tahun 2011, Suriah dilanda krisis berdarah. Menurut laporan Pusat Penelitian Politik Suriah yang dipublikasikan tanggal 11 Februari 2016, sekitar 470 ribu warga Suriah, baik secara langsung atau tidak langsung, telah tewas dan lebih dari 1,9 juta terluka.

Dalam krisis yang telah berlangsung lima tahun ini, jutaan warga Suriah terlunta-lunta di dalam dan di luar negeri yang dilanda perang ini. (AF/presstv.fa)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL