Aleppo,LiputanIslam.com—Kementerian Pariwisata Suriah, Bishr Yazidi, menyampaikan pada Kamis (11/1) bahwa pemerintah Suriah kini mengandalkan bantuan pemerintah Rusia untuk membangun kembali infrastruktur pariwisata yang rusak para di Aleppo.

Terkait hal ini, pemerintah Suriah telah membentuk panitia khusus untuk meninjau kerusakan yang terjadi di kota itu. Sementara itu, berbagai investasi pun sudah mulai masuk untuk membangun kembali beberapa objek wisata yang ada, di antaranya adalah sebuah pasar peninggalan abad pertengahan.

“Beberapa perusahaan Rusia dan Suriah akan menjalin kerjasama untuk mengembalikan berbagai fasilitas yang diperlukan di kota itu, serta perusahaan-perusahaan pariwisata milik negara atau pun swasta akan menerima semua bantuan yang dibutuhkan.

Yazidi menerangkan bahwa upaya-upaya yang tengah dilakukan untuk memperbaiki Hotel Sheraton, sebuah hotel di dekat Kota Tua Aleppo yang sempat ditutup akibat serangan kelompok teroris.

“Hotel ini dibangun di sekitar Kota Tua, yang menjadi pusat perkembangan di Aleppo. Rekonstruksi ini merupakan langkah awal yang mungkin akan membangkitkan semangat baru di Aleppo, dalam sektor perdagangan, ekonomi, dan pariwisata.

Sebelumnya, Menteri Energi Suriah, Zaher Kharbuli, mengatakan kepada wartawan setempat bahwa dua sumber tenaga baru akan memfasilitasi kota itu dengan kekuatan tambahan 375 megawatt.

Sebelum perang berkecamuk, Aleppo merupakan pusat ekonomi dan manufaktur di Suriah.

Pemerintah Suriah berencana untuk membangun kembali kota Aleppo, terutama wilayah industry Sheikh Najjar, untuk mendongkrak produksi dalam negeri serta mengurangi ketergantungan negara terhadap produk impor. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*