Damaskus,LiputanIslam.com-Pemerintah Suriah mengkritik langkah rezim Saud yang memberlakukan pembatasan terhadap warga Suriah dalam ritual ibadah haji tahun ini. Riyadh disebut telah mempolitisasi ritual haji demi kepentingannya.

Menurut laporan Associated Press dari Damaskus, kritik ini disampaikan Kementerian Wakaf Suriah dalm statemennya yang dirilis pada hari Selasa (1/8).

Arab Saudi tidak memiliki hubungan diplomatik sama sekali dengan pemerintahan Bashar Assad, presiden Suriah. Sejak tahun 2012, Riyadh mewajibkan warga Suriah yang ingin berangkat haji untuk menggunakan jalur nonpemerintah. Mereka diharuskan mengambil visa haji melalui Komite Tinggi Haji di negara selain Suriah. Komite ini dikontrol oleh kelompok bernama “Aliansi Nasional Suriah.” Kelompok ini termasuk pihak oposisi Damaskus dan didukung oleh Arab Saudi.

Dalam statemen Kementerian Wakaf yang dipublikasikan kantor berita resmi Suriah, SANA, disebutkan:”Keikutsertaan dalam haji yang merupakan hak tiap muslim, telah dijadikan alat politik oleh para pejabat Saudi.” (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL