Damaskus,LiputanIslam.com—Suriah menyambut baik dan mengkonfirmasi kehadirannya dalam  kongres perdamaian yang akan digelar di Kota Sochi, Rusia, untuk membahas krisis berkepanjangan yang telah melanda negara Arab itu.

Seorang pejabat di Kementerian Luar Negeri Suriah menyampaikan hal itu pada Senin (27/11) kepada kantor berita SANA. Ia menambahkan bahwa kemenangan beruntun yang berhasil diraih oleh Pasukan Arab Suriah (SAA) dan para aliansinya, termasuk Rusia, beberapa bulan belakangan telah membangun gelombang politik yang menciptakan dialog internal Suriah.

Selain itu, ia mengatakan bahwa Damaskus akan menyambut kesepakatan yang berhasil dicapai dalam kongres tersebut.

Pada 22 November lalu, Presiden Iran, Hassan Rouhani bersama dengan rekan Rusia dan Turkinya yaitu Vladimir Putin dan Recep Tayyip Erdogan telah melakukan pertemuan di Sochi. Mereka sepakat untuk menggelar Kongres Perdamaian untuk Suriah yang bertujuan untuk mempertemukan pemerintah Suriah dengan beragam kelompok oposisi yang ingin melakukan perundingan damai dengan Damaskus.

Kongres tersebut nantinya akan menggambarkan kerangka masa depan untuk Suriah, termasuk konstitusi baru dan pemilihan umum. Tiga negara meliputi Iran, Turki, dan Rusia telah bersepakat untuk mengembalikan perdamaian di Suriah. Rusia dan Iran telah bersekutu dengan pemerintah Damaskus, di saat Turki mendukung gerakan anti pemerintah Damaskus. Pada akhirnya, ketiga negara itu berhasil mencapai kesepakatan untuk mengembalikan perdamaian di Suriah. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL