Khartoum,LiputanIslam.com—Media pemerintah Sudan melaporkan pada Sabtu (6/1) bahwa Sudan telah menutup perbatasan timurnya dengan Eritrea. Kebijakan ini diambil beberapa hari setelah Khartoum mengumumkan situasi darurat di negara bagian Kassala.

“Gubernur Kassala mengumumkan untuk menutup seluruh perbatasan Sudan dengan Eritrea sejak Jum’at malam kemarin,” lapor kantor berita SUNA.

Gubernur tidak menjelaskan secara rinci alasan dibalik kebijakan itu. Ia mengatakan bahwa keputusan itu telah ditetapkan oleh Presiden Omar al-Bashir pada 30 Desember lalu, menyusul keadaan darurat yang terjadi di Kasala.

Pejabat tersebut mengatakan bahwa keputusan tersebut merupakan bagian dari kampanye pemerintah untuk mengumpulkan senjata illegal yang tersebar di dua negara bagian tersebut.

Seorang penduduk Kassala mengatakan kepada Afp bahwa ratusan tantara Sudan, beberapa kendaraan militer telah melintas kota menuju perbatasan antara Sudan dengan Eritrea selama dua hari terakhir.

Ribuan orang Eritrea yang melarikan diri dari rezim di wilayah Eritrea menyeberang ke Sudan secara tidak resmi melalui perbatasan Kassala setiap tahun dan sebagian pergi melintasi laut Tengah Eropa.(fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*