Khartoum,LiputanIslam.com-Menhan Sudan dalam pertemuannya dengan dubes Saudi, Senin (28/5) menyatakan, pengiriman pasukan Sudan untuk membantu koalisi Riyadh di perang Yaman merupakan kewajiban moral.

Situs Sudan Tribune melaporkan, Awad bin Ouf dan Ali bin Hassan Jaafar berdiskusi tentang kerjasama bilateral di berbagai bidang.

Deputi menhan Saudi pada Rabu pekan lalu juga menemui Umar Bashir (presiden Sudan) dan Bin Ouf serta menyatakan apresiasi atas ‘partisipasi tulus’ negara ini dalam perang Yaman.

Bin Ouf menyebut partisipasi Sudan dalam membantai rakyat Yaman sebagai kewajiban moral, sedangkan situs Sudan al-Yaum pada tanggal 9 April lalu menulis:”Perang Yaman tidak bisa dijustifikasi secara hukum, syariat, moral, dan kemanusiaan. Tentara Sudan harus segera angkat kaki dari negara ini.”

Sudan membantu Saudi dalam perang Yaman sejak 2015 lalu demi mendapat bantuan finansial negara kaya minyak tersebut. Hingga kini sudah banyak serdadu Sudan yang tewas di Yaman.

Media-media Sudan telah mengkritik pemerintah sejak beberapa bulan lalu. Menurut mereka, Sudan dijepit krisis finansial dan telah mengirim serdadu ke Yaman, tapi Riyadh tidak memberikan bantuan apa pun ke Khartoum.

Beberapa waktu lalu Sudan sempat mengumumkan akan mengkaji ulang partisipasinya di perang Yaman. tampaknya lawatan wakil menhan Saudi ke Sudan berkaitan dengan masalah ini. (af/alalam/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*