Washington,LiputanIslam.com-Harian terbitan Turki, Daily Sabah, menyinggung kebijakan militer intervensif AS di berbagai kawasan dunia. Menurut harian ini, tegaknya perdamaian di dunia adalah bahaya besar bagi industri senjata Paman Sam.

Daily Sabah dalam tulisannya menyebut perbedaan pendapat antara presiden dan menlu AS terkait Turki dan operasi militer Ankara terhadap milisi Kurdi di utara Suriah. Menurut media Turki ini, masalah yang ada dalam kebijakan luar negeri AS bukan hanya disebabkan orang-orang seperti Trump dan Pompeo saja.

“Akar permasalahan adalah struktur rumit di AS. Struktur pusat-pusat tersembunyi kekuasaan di AS tidak hanya mengacaukan negara ini saja, tapi juga mengganggu stabilitas dunia. Presiden terdahulu AS, Eisenhower, pada tahun 1952 saat ditanya “siapa yang mengendalikan AS,” dia menjawab bahwa yang mengatur AS adalah tentara dan himpunan industri negara ini,”tulis Daily Sabah.

“Jika kita lihat secara teliti, industri senjata adalah sektor penting ekonomi AS. Bagi sektor ini, bahaya terbesar adalah tegaknya perdamaian dan stabilitas di dunia. Ekonomi AS bisa bernafas dengan penjualan senjata-senjata buatannya.”

“Pada hakikatnya, orang-orang seperti Pompeo adalah mereka yang dibina pusat kekuatan rahasia di sejumlah lembaga seperti FBI dan NSA. Tampaknya mereka adalah bawahan para politisi terpilih. Namun sebenarnya mereka-lah yang memanfaatkan para politisi tersebut,”tandas Daily Sabah. (af/yjc)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*