Madrid,LiputanIslam.com-Kementerian Pertahanan Spanyol dikabarkan menghentikan penyerahan bom-bom berpemandu laser kepada pemerintah Saudi. Keputusan ini didasari agresi Saudi ke Yaman, yang hingga kini telah menewaskan 10 ribu orang dan telantarnya lima juta orang.

Menurut laporan kantor berita Sputnik, yang dikutip dari laporan Independent pekan lalu, Spanyol pada tahun 2015 lalu menjalin kesepakatan penjualan 400 bom berpemandu laser kepada Saudi. Saat ini, pemerintah sosialis Spanyol yang dipimpin PM Pedro Sanchez tengah berusaha mengembalikan 10 juta euro uang Saudi, yang merupakan bayaran untuk bom-bom tersebut.

Berdasarkan laporan Institut Internasional Perdamaian Stockholm, dalam rentang waktu antara 2013 hingga 2017, sekitar 8,3 persen ekspor keseluruhan senjata Spanyol ditujukan kepada Saudi.

Dalam laporan Independent disebutkan, jumlah bom dan rudal buatan Inggris, yang dijual sejak awal perang Yaman kepada Saudi, telah meningkat hingga 500 persen. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*