Pyongyang,LiputanIslam.com-Media-media pemerintah melaporkan, pemimpin negara tersebut Korut pada Jumat (16/11) mengawasi uji coba sebuah senjata strategis yang dibuat baru-baru ini.

Korut juga diberitakan telah membebaskan seorang tawanan asal AS. Menurut Reuters, Pyongyang dengan dua tindakan ini mengirim sinyal kontradiktif terkait proses perundingan dengan Washington soal program nuklirnya.

Kunjungan Kim Jong-un ke situs pengujian senjata tersebut bisa saja membawa perundingan Pyongyang-Washington, yang tampaknya memang sudah terhenti, ke jalan buntu.

Saat menjawab kritik atas perundingan dengan Jong-un, Donald Trump kerap mengklaim, penghentian uji coba nuklir dan rudal Korut sebagai salah satu raihannya.

Meski demikian, kemenlu AS berupaya mengecilkan arti uji coba tersebut. Menurut mereka, perkembangan ini tak menghentikan upaya untuk meyakinkan Korut agar menghentikan program nuklirnya.

Kantor berita resmi Korut tak menyebut jenis senjata yang diuji coba tersebut, dan hanya mengabarkan kesuksesan uji coba itu. Satu-satunya foto yang dipublikasikan menunjukkan Jong-un yang sedang berdiri di sebuah pantai beserta para petinggi militer Korut.

Penggunaan frasa “strategis” oleh media-media Korut tampaknya bertujuan untuk menepis kemungkinan bahwa yang diuji coba adalah senjata-senjata besar seperti rudal balistik atau bom nuklir.

Namun, menurut Reuters, penggunaan senjata baru jenis apa pun tetap saja bisa memperkeruh hubungan dengan Washington. AS telah menegaskan, sanksi-sanksi atas Korut akan tetap berlanjut selama program senjata nuklir negara ini tetap dijalankan. (af/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*