Beijing,LiputanIslam.com-Dikutip dari kantor berita Xinhua, China meminta agar AS berhenti menuduh Beijing melakukan intervensi dalam pemilu negara tersebut. Melalui juru bicara kementerian luar negeri, China menyatakan, masyarakat internasional lebih tahu negara mana yang lebih sering mengintervensi urusan internal negara-negara lain.

Lu Kang, jubir kemenlu China, menegaskan, sebaiknya AS berhenti melontarkan “tuduhan-tuduhan tak berdasar dan keliru”, serta mengakhiri perang verbal yang melemahkan hubungan kedua negara.

“Sejak awal, kami sudah menegaskan bahwa China membantah semua klaim dan tuduhan ini,”kata Lu Kang, menjawab pertanyaan jurnalis  soal tudingan intervensi China pada pemilu tengah periode AS, yang akan berlangsung sebulan lagi.

Lu Kang menegaskan sikap netral Beijing terkait dengan pemilu di negara-negara lain. “Bagi kami, salah satu etika diplomatik adalah tidak campur tangan dalam pemilu negara mana pun. Kami berkomitmen untuk tidak mencampuri urusan internal negara-negara lain,”tandasnya.

Washington menuduh Beijing menaikkan tarif impor dengan tujuan memengaruhi hasil pemilu tengah periode AS. Lu Kang membantah tudingan ini dan mengatakan,”Tindakan ini (menaikkan tarif impor) adalah langkah pembelaan untuk melindungi China di hadapan kesenjangan dagang China-AS dan kesewenang-wenangan Washington.”

“Tidak ada pemenang dalam perang dagang. Hal ini (kenaikan tarif impor) sama sekali tidak ada kaitannya dengan mana partai politik yang didukung,”pungkas Lu Kang. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*