Beirut,LiputanIslam.com-Menteri luar negeri Lebanon, Gebran Bassil, tidak akan menghadiri pertemuan Liga Arab di Kairo, Minggu (19/11). Kabar ini dikutip harian Lebanon, al-Binaa, dari sumber-sumber terpercaya.

Menurut al-Binaa, keputusan Bassil ini diambil usai pernyataannya bahwa semua tindakan kemenlu Lebanon bergantung pada kembalinya Saad Hariri ke Beirut.

Bassil sebelum ini menegaskan, semua kursi jabatan resmi Lebanon akan tetap kosong selama kursi perdana menteri belum diisi.

Dua pekan usai pernyataan pengunduran diri yang menghebohkan, Hariri dikabarkan bertolak dari Riyadh ke Paris hari ini (18/11). Rumor menyebutkan bahwa dia akan pulang ke Lebanon beberapa hari ke depan.

Presiden Lebanon, Michel Aoun, menandaskan bahwa pengunduran diri Hariri masih diselimuti kekaburan. Oleh karena itu, dia baru akan mengambil tindakan usai kepulangan Hariri ke Beirut.

Saudi dikabarkan berencana menjadikan Iran dan Hizbullah sebagai ‘terhukum’ dalam pertemuan Liga Arab besok. Riyadh menuduh Teheran dan Hizbullah terlibat dalam serangan misil pejuang Yaman ke wilayah Saudi.

Sejumlah media memberitakan, Saudi mengancam Lebanon jika tidak bersedia mengecam Iran dan Hizbullah. Ancaman Riyadh adalah membekukan keanggotaan Beirut di Liga Arab.

Menurut al-Binaa, Saudi dinilai tidak akan berhasil meyakinkan anggota-anggota Liga Arab untuk mewujudkan ancamannya atas Lebanon, baik sekarang atau nanti. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL