Washington,LiputanIslam.com-Dengan berlalunya waktu dan dimulainya hari Sabtu di AS (pukul 12.00 WIB), shutdown pemerintahan AS mencatatkan rekor baru sebagai penutupan aktivitas pemerintah terlama dalam sejarah Paman Sam.

Dilansir dari Associated Press, Donald Trump dan Partai Republik belum mampu keluar dari krisis ini, kendati terus mendapatkan banyak tekanan dari hari ke hari.

Saat ini, penutupan aktivitas sejumlah sektor pemerintahan AS telah memasuki hari ke-22. Artinya, sekira 800 ribu pegawai pemerintah hingga hari Jumat kemarin (11/1) tidak mendapatkan gaji. Kemarin banyak pegawai AS yang memosting foto-foto cek kosong mereka di media-media sosial.

Berdasarkan jajak pendapat, kebanyakan warga AS menyebut Trump sebagai dalang utama shutdown pemerintahan, sebab dia bersikeras untuk membangun tembok perbatasan AS-Meksiko, sementara mayoritas warga menganggapnya sebagai tindakan sia-sia dan menelan biaya besar.

Trump bisa saja mengakhiri kondisi ini dengan mengumumkan situasi luar biasa dan membangun tembok tanpa izin dari kongres AS. Namun saat ini, dia memilih bekerjasama dengan Kongres untuk menghindari kecaman yang lebih masif.

Partai Demokrat menentang keras pembangunan tembok perbatasan senilai lebih dari 5 milyar dolar yang diajukan Trump. Demokrat sendiri memiliki kursi mayoritas di Dewan Perwakilan AS saat ini. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*