Washington,LiputanIslam.com-Mantan wakil menlu AS bereaksi terhadap keputusan AS yang tidak memperpanjang kelonggaran bagi para pembeli minyak Iran. Wendy Sherman menyatakan, sanksi Washington atas Teheran tak akan membawa hasil.

“Saat Eropa memulai perundingan dengan Iran tahun 2000, mereka hanya memiliki 164 sentrifugal. Namun pada 2013, usai diberlakukannya sanksi-sanksi atas ekonomi Iran, mereka malah memiliki 19 ribu sentrifugal,”cuit Sherman dalam akun Twitter-nya.

Mantan wakil John Kerry ini berpendapat, sanksi tidak bisa mengubah perilaku Teheran dan hanya mempersempit opsi-opsi untuk negoisasi.

“Tapi Iran mustahil bernegosiasi dengan Trump. Yang lebih mungkin adalah Iran menunggu sampai pilpres 2020,”tulis Sherman.

Pada Senin kemarin (22/4), pemerintah AS mengumumkan tak akan memperpanjang kelonggaran ekspor minyak Iran bagi  negara mana pun. Mulai 10 hari ke depan, tiap negara yang membeli minyak dari Iran akan dijatuhi embargo.

Keputusan yang diumumkan Mike Pompeo (menlu AS) ini diambil di tengah kekhawatiran masyarakat dunia akan terguncangnya pasar minyak.

Pasca mengumumkan keluarnya AS dari kesepakatan nuklir (JCPOA) tahun lalu, Trump mengakftifkan kembali sanksi-sanksi atas Teheran, yang sebelumnya dicabut dengan adanya JCPOA. Namun dia terpaksa memberi kelonggaran kepada 8 negara yang mengekspor minyak Iran. (af/alalam)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*