Riyadh,LiputanIslam.com-Menhan AS pada hari Selasa (22/10) menyatakan, kebijakan Washington adalah mengeluarkan pasukan AS dari Suriah dan memulangkan mereka ke tanah air. Mark Esper mengaku, kehadiran pasukan AS di Irak juga tidak bersifat permanen.

“Washington tidak bertujuan untuk menetap selamanya di Irak. Tujuan akhir kami adalah menarik keluar semua pasukan AS dan memulangkan mereka,”kata Esper di pangkalan udara Prince Sultan di dekat Riyadh.

Baca: Erdogan Tuding AS Tidak Laksanakan Komitmennya di Kesepakatan Gencatan Senjata

Dilansir dari Reuters, Esper mengatakan, detail kehadiran pasukan AS di Irak masih belum diketahui. Dia menyatakan akan bertemu koleganya dari Irak pada hari Rabu ini (23/10).

Tentara Irak pada hari Selasa kemarin mengumumkan, pasukan AS yang baru ditarik keluar dari Suriah, tidak punya izin untuk menetap. Keberadaan mereka di Irak hanya bersifat sementara.

Instruksi Donald Trump untuk menarik pasukan AS dari Suriah sudah mulai dilaksanakan sejak hari Senin (21/10). Lebih dari 100 kendaran lapis baja AS dikabarkan telah meninggalkan utara Suriah dan telah memasuki wilayah Irak. (af/alalam)

Baca Juga:

Pompeo: Jika Diperlukan, Trump Akan Lancarkan Serangan Militer Skala Penuh Melawan Turki

Hamas Sebut Penodaan Israel atas Al-Aqsa akan Kobarkan Perang Regional

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*