Gaza,LiputanIslam.com-Setelah skandal Muhammad bin Salman dalam kasus pembunuhan Jamal Khashoggi, kini sekutunya, Benyamin Netanyahu, yang mendapat giliran mendapat malu.

Kejadian bermula saat pasukan Israel melanggar gencatan senjata dengan Palestina. Mereka menyamar dan secara diam-diam menyusup ke Khan Yunus di selatan Gaza untuk meneror Nurudin Muhammad Salamah Barkah (seorang komandan sayap militer Hamas).

Terbongkarnya penyusupan yang diinstruksikan Netanyahu tersebut menyalakan api perang dan memicu reaksi regional serta internasional.

Para pejuang Palestina mengejar tim teror Israel begitu misi mereka terbongkar. Dalam serangan balasan yang dilancarkan pejuang Palestina, seorang komandan Israel tewas dan seorang serdadu terluka.

Usai pejuang Palestina membalas aksi teror tersebut, jet-jet Israel melibatkan diri dan membombardir kawasan Khazaah. Sedikitnya tujuh warga Palestina syahid dan sejumlah lainnya terluka akibat serangan udara tersebut.

Kecerobohan tim teror Israel dan jawaban tegas pejuang Palestina membuat Netanyahu panik. Dia terpaksa meninggalkan kunjungannya di Prancis dalam rangka peringatan ke-100 Perang Dunia I dan segera kembali ke Tel Aviv.

Kelompok perlawanan Palestina membalas pelanggaran gencatan senjata Israel itu dengan meluncurkan roket-roket berjarak tempuh 96 km secara masif. Hujan roket dari Palestina itu memaksa Netanyahu dan Avigdor Lieberman (menteri perang Israel) mengadakan rapat darurat dengan para petinggi militer Rezim Zionis.

Meski sebelum ini, Israel kerap melanggar gencatan senjata dan menyerang Gaza, namun serangan balasan Palestina kali ini benar-benar mengejutkan mereka. Tentara Israel disiagakan penuh dan pesawat-pesawat yang berniat mendarat di bandara Ben Gurion terpaksa mengubah tujuan.

Jubir tentara Israel pada Selasa pagi (13/11) mengumumkan, pejuang Palestina telah menembakkan lebih dari 400 rudal dan roket ke kawasan perbatasan Israel-Gaza. Dari sekian banyak roket tersebut, hanya 100 roket yang bisa dihadang sistem pertahanan Iron Dome.

Sejumlah media Arab memberitakan, ratusan roket itu hanya ditembakkan dalam hitungan jam dari arah Gaza. Hujan roket itu membuat warga pemukiman Yahudi ketakutan dan memaksa mereka menuju tempat perlindungan. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*