Al-Quds,LiputanIslam.com-Sayyid Hasan Nasrullah dalam pidatonya kemarin (Senin,11/12) berkata kepada rakyat Palestina,”Jika kalian menentang pihak yang mendikte kalian dan menegaskan bahwa al-Quds adalah ibukota abadi Palestina, tak seorang pun yang bisa merebutnya dari kalian.”

Pernyataan sekjen Hizbullah ini mendapat sambutan hangat dari berbagai kelompok perlawanan Palestina.

Abbas Zaki, anggota Komite Pusat Fatah, usai pidato Sayyid Nasrullah mengatakan, Fatah tidak lagi menginginkan hubungan dengan Amerika.

“Kami tak akan meninggalkan Anda sendirian,”kata Zaki kepada sekjen Hizbullah, seperti dilansir oleh kanal al-Mayadeen.

Menurut Zaki, Israel dan Amerika adalah dua sisi mata uang logam. Dia menyebut Trump tak punya peran lagi untuk menjadi penengah konflik Palestina-Israel.

Dia menambahkan, PLO akan segera mengadukan Trump kepada Pengadilan Pidana Internasional.

Seorang anggota senior Hamas juga menyampaikan salam kepada Sayyid Nasrullah. Ismail Ridhwan menghendaki sebuah strategi Arab-Islami untuk membela al-Quds dan melawan Israel sebagai jawaban praktis kepada Trump.

Muhammad al-Handi, anggota kantor politik Front Rakyat, juga mendukung penuh statemen sekjen Hizbullah. “Seperti yang dikatakan Sayyid Nasrullah, keputusan Trump adalah peluang untuk menghabisi Israel,”kata al-Handi.

Dia berharap, perundingan dengan Rezim Zionis segera dihentikan dan jangan sampai dimulai kembali.

“Al-Quds bukan hanya milik Palestina, tapi ibukota semua umat Islam,”tandasnya.

Al-Handi menyatakan, bangsa Palestina memiliki daya ingat kuat dan tahu siapa yang benar-benar tulus mendukung perjuangan mereka. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL