Norwegia,LiputanIslam.com—Serikat pekerja yang terbesar dan paling berpengaruh di Norwegia telah melakukan aksi boikot atas Israel, karena aksi penindasan yang dilakukan oleh rezim Tel Aviv terhadap orang-orang Palestina.

Konfederasi Serikat Pekerja Norwegia (LO) memilih untuk mendukung boikot ekonomi, budaya, dan pendidikan terhadap Israel pada Jum’at, (12/05).

Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) yang juga memperjuangkan hak-hak Palestina, memuji langkah LO sebagai sarana yang diperlukan untuk menjamin hak-hak dasar masyarakat Palestina.

“LO bergabung dengan beberapa federasi serikat pekerja terpenting di dunia dalam menyerukan tekanan yang disuarakan oleh BDS kepada perusahaan dan institusi yang memungkinkan Israel untuk melakukan kolonialisasi terhadap Palestina,” ucap komite nasional BDS.

Aksi ini juga memberikan harapan baru bagi BDS untuk bekerjasama erat dengan LO dalam menerjemahkan kebijakan baru yang diadopsi oleh serikat pekerja atau buruh “ke dalam ukuran pertanggung jawaban yang efektif di tingkat akademis, budaya, dan ekonomi demi tegaknya HAM dan hukum internasional.”

Aksi yang dilakukan LO ini juga diharapkan dapat memberikan tekanan pada pemerintah Norwegia untuk memutuskan hubungan militernya dengan Israel dan kemudian mendivestasi dana dari semua perusahaan yang terlibat dalam kegiatan kependudukan dan penyelesaian rezim Israel di wilayah Palestina.

Namun, Menteri Luar Negeri Norwegia, Borge Brende justru mengkritik aksi boikot tersebut dan menulis melalui Twitter bahwa “pemerintah sangat menentang keputusan Serikat Pekerja Norwegia: #baikot # Israel. Kami membutuhkan lebih banyak kerja sama dan dialog, bukan boikot.

Selain itu, Duta Besar Israel untuk Oslo, Raphael Schutz, mengecam aksi boikot tersebut dan menyebutnya sebagai perbuatan “tidak bermoral” dengan mengatakan bahwa dirinya sangat mengutuk aksi tersebut. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL