Washington,LiputanIslam.com-Harian terbitan London, Daily Mail, mengabarkan, serdadu AS dalam proses keluar dari Afghanistan pada tahun 2009 lalu telah mencuri artefak-artefak bersejarah negara tersebut.

Menurut harian ini, serdadu AS merampok properti pribadi dan kerajinan tangan militer dari situs bersejarah Afghanistan. Artefak-artefak itu merupakan saksi kebiadaban Inggris pada abad 19.

Mereka mencuri benda-benda bersejarah itu dari sebuah medan pertempuran yang disebut “Maiwand Battle.” Artefak-artefak militer itu dikubur di dekat para korban perang tersebut.

Di pihak lain, kementerian pertahanan Afghanistan mengumumkan, militer AS telah melanggar hukum internasional karena menjual artefak-artefak yang mereka curi tersebut. Sebagian dari artefak-artefak itu ditawarkan kepada para peminat di internet.

Kementerian pertahanan Afghanistan menyerahkan dokumen dan bukti terkait artefak-artefak yang dicuri itu kepada Pentagon. Artefak-artefak itu berkaitan dengan salah satu perang paling berdarah dalam sejarah.

Sejumlah kolektor mengungkapkan, mereka membeli sebagian artefak seperti kamera, koin, dan bagian-bagian sebuah senjata dari seorang serdadu AS yang pernah bertugas di Afghanistan. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*