Sana’a,LiputanIslam.com—Pesawat tempur Saudi kembali melakukan pengeboman atas Yaman. Ini adalah serangan terbesar Saudi atas Yaman yang dilakukan selama bulan Ramadhan. Target utama pengeboman ini adalah wilayah sekitar Istana Kepresidenan yang terletak di Ibukota Sana’a.

Kantor berita Yaman, Saba’ Net News, melaporkan pada Senin (5/6) bahwa pesawat tempur Saudi terus menerjang pegunungan al-Nahdain di selatan kota Sana’a sebanyak lima kali. Serangan tersebut menghancurkan beberapa pemukiman dan menyebabkan kerusakan materi lainnya, meskipun belum diketahui secara jelas jumlah korban yang meninggal akibat serangan ini.

Televisi Yaman, al-Masirah, pun melaporkan hal serupa. Media ini merilis rekaman hancurnya pusat kesehatan di Provinsi Sa’ada yang digunakan untuk mengobati pasien kolera, oleh serangan udara Saudi tersebut. Serangan itu dilakukan saat Yaman sedang menghadapi musibah penyakit kolera yang telah merenggut nyawa 600 orang warganya.

Kampanye militer Saudi atas Yaman ini telah dilakukan sejak Maret 2015 lalu. Tujuannya adalah untuk mengembalikan kepemimpinan Abd Rabbuh Mansur Hadi yang pro terhadap pemerintahan Arab Saudi. Mansur Hadi telah mengundurkan diri di awal tahun 2015 dan menolak untuk menegosiasikan kekuasaannya dengan gerakan Houthi Ansarullah Yaman.

Riyadh menuduh Tehran telah memberikan bantuan senjata kepada Yaman untuk mencegah Abd Rabbuh Mansur Hadi kembali menjadi pemimpin Yaman. Namun, Mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh, seperti disampaikan oleh televisi Yaman al-Yawm, secara tegas menolak tentaranya telah menerima bantuan persenjataan militer dari Yaman, “Bahkan satu butir peluru pun tidak.”

Saleh mengatakan bahwa rudal balistik yang digunakan Angkatan Darat Yaman untuk membalas invasi Saudi merupakan persediaan strategis yang didapatkan saat masa jabatannya dulu. (fd/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL