Hudaydah,LiputanIslam.com—Koalisi militer pimpinan Arab Saudi kembali melakukan serangan ke Kota Hudaydah, Yaman. Akibatnya, 15 warga sipil Yaman meninggal dunia. Televisi berbahasa Arab Yaman, al-Masirah melaporkan pada Kamis (13/9) bahwa serangan itu juga telah melukai 20 warga sipil lainnya.

Pengeboman ini terjadi setelah perundingan damai yang diprakarsai PBB pada Minggu lalu menemui kegagalan. Kegagalan perundingan ini disebabkan oleh gagalnya PBB memenuhi persyaratan yang diajukan oleh kelompok Houthi-Yaman. Kelompok Houthi meminta agar korban di Yaman yang terluka akibat perang mendapatkan jaminan pengobatan. Selain itu, Houthi juga meminta jaminan keselamatan selama proses perundingan berlangsung.

Terakhir kali, perundingan antara kelompok pendukung mantan pemerintah Yaman dan perwakilan kelompok Houthi sempat terjadi pada 2016 silam di Kuwait. Pada saat itu, kedua kelompok ini telah berusaha membahas pembagian kekuasaan di Yaman. Tapi sayang, perundingan itu gagal setelah kubu Arab Saudi meninggalkan tempat perundingan secara sepihak.

Koalisi militer pimpinan Arab Saudi telah melakukan kampanye mematikan terhadap Yaman sejak Maret 2015. Tujuannya adalah untuk menginstal kembali kekuasaan mantan Presiden Yaman, Abd Rabbuh Mansur Hadi dan menghancurkan kelompok Houthi.

Sejak serangan itu dilakukan, sekitar 15.000 warga Yaman telah meninggal dunia dan puluhan ribu lainnya mengalami luka-luka. Lebih dari 2.200 jiwa telah meninggal akibat wabah kolera yang juga turut menghantui kehidupan warga Yaman. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*