Teheran,LiputanIslam.com-Pada hari Senin (5/2) pukul 11 siang waktu setempat, seorang pria yang mengenakan kafan berusaha menerobos ke kantor kepresidenan Iran. Namun sebelum bertindak lebih jauh, pria tersebut dirobohkan oleh satuan pengawal presiden.

Terkait insiden ini, Brigjen Ismail Kautsari menjelaskan,”Seorang pria berkafan dan bersenjatakan belati berusaha masuk secara paksa ke kantor Presiden. Awalnya, para pengawal mengira dia adalah pelaku aksi bunuh diri. Mereka menembak kedua kakinya hingga terluka.”

“Saat pelaku digeledah, para pengawal menemukan sejumlah pisau dan belati besar yang dibawa olehnya,”lanjut Kautsari.

Menurut Kautsari, saat ini si pelaku berada dalam tahanan dan menjalani perawatan. Oleh karena itu, aparat berwajib belum menginterogasinya secara mendetail.

“Dalam investigasi awal, diketahui bahwa serangan ini tidak bermuatan politis. Pelaku juga tidak terkait dengan kelompok politik mana pun. Namun info mendetail akan segera diperoleh setelah dia menjalani perawatan,”tandasnya.

Kautsari mengatakan, usia pelaku kurang dari 30 tahun. Kondisi kejiwaannya juga akan diperiksa dan sebagaimana telah ditegaskan, ini masih merupakan hasil pemeriksaan awal dan belum dipastikan.

Wakil komandan pangkalan Tsarollah ini menepis berita yang menyebutkan bahwa pelaku berhasil menerobos gerbang pertama.

“Pelaku masih berada jauh dari gerbang utama dan sedang bergerak menuju ke sana. Sejak awal dia berusaha melewati para penjaga dengan sikap ofensif,”jelas Kautsari. (af/alalam/isna)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*