Foto:ABNA

Foto:ABNA

Atalanta, LiputanIslam.com-Seorang guru muslimah di sebuah SMA di Atalanta, ibukota negara bagian Georgia, mendapat hinaan dan ancaman murid-muridnya.

Dalam surat yang ditemukan Mairah Teli di kelasnya pada Jumat (11/11), tertulis:”Hijab tak pernah diizinkan di sini. Daripada melingkarkan kerudung di kepalamu, gantung saja dirimu dengan mengikatkannya di lehermu.”

ABNA melaporkan, foto surat ini diunggah Teli di akun Facebook-nya. Ia menulis:

”Sebagai seorang muslimah,  saya tetap menjaga hijab karena itu adalah perintah agama. Saya mempublikasikan foto ini untuk memberitahukan kondisi yang ada di tengah kita. Ujaran kebencian tak akan menjadikan Amerika sebagai negara besar.”

“Sayangnya, kita sekarang hidup di tengah masyarakat yang dipenuhi pertikaian. Saat ini, yang penting adalah mengenalkan para pelajar dengan realita ini dan membimbing mereka menuju perdamaian dan sikap saling menghormati,”tambahnya.

Usai mendapat surat yang ditulis orang tak dikenal ini, Teli menemui murid-muridnya. Ia menyatakan siap berdiskusi dengan mereka tentang hijab dan alasan ia menggunakan kerudung.

Tindakan intimidatif ini memicu sejumlah reaksi. Para teman sejawat Mairah Teli menghibur dan membesarkan hatinya. Kepala sekolah juga berjanji akan menyelidiki tuntas tindakan rasis ini.

Setelah Trump terpilih sebagai presiden baru Amerika, aksi-aksi rasis terhadap minoritas agama dan ras kian meningkat. Padahal, dalam pidato pertamanya setelah kemenangannya dalam pilpres, Trump menegaskan ia adalah presiden bagi semua warga Amerika. Ia berjanji akan mengembalikan kejayaan negara ini.(af/abna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL