NewYork,LiputanIslam.com-Senator dari Partai Republik mengkritik keras dukungan politik-militer AS terhadap pembantaian di Yaman. Senator Rand Paul menyerupakan rezim Saudi dengan bocah yang memegang senjata dan menembak membabi buta di pemukiman.

Kritikan Paul disampaikan dalam rapat komite hubungan luar negeri Senat AS, Selasa (17/4). Rapat ini dihadiri David Satterfield (staf menlu AS) dan Robert Karem (staf menhan AS untuk Yaman).

Dia mengatakan, strategi AS adalah selalu mengintervensi (urusan pihak lain) dan memberikan senjata lebih banyak kepada mereka. “Tindakan ini membuat mereka tidak bertanggung jawab. Perang di Yaman adalah masalah internal. Atas dasar apa kita ikut campur dan menyebabkan krisis kemanusiaan di sana kian mengerikan?”ujarnya.

Satterfield dalam jawabannya mengklaim, pemerintah AS selalu berusaha untuk mengurangi korban jiwa dari warga sipil Yaman.

Paul juga mengkritik strategi AS di Afghanistan dan kawasan sekitar. Dia berkata, Iran dianggap jahat karena melakukan perbuatan ini dan itu. Namun mungkin mereka melakukannya sebagai jawaban untuk kebijakan Saudi. Kita telah memicu perlombaan senjata di kawasan dan menjual perangkat perang senilai 300 milyar dolar kepada Saudi.”

Menurut Paul, AS selalu menggambarkan hal-hal negatif tentang Iran. Namun sebenarnya situasi dunia jauh lebih rumit untuk dilukiskan. Dia menuntut agar AS tidak melibatkan diri dalam konflik-konflik ini. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*