Washington,LiputanIslam.com-Seorang senator dari Partai Republik mengecam standar ganda politik luar negeri AS di Timteng. Dia mencontohkan sikap kontradiktif AS terhadap Iran serta Saudi dan Israel.

Rand Paul, senator dari negara bagian Kentucky, mengkritik Mike Pompeo karena mengabaikan kejahatan sekutu AS di Timteng.

Di awal pidatonya, Paul mengatakan bahwa embargo atas Iran, baik hanya oleh AS atau bersama dengan Eropa, tidak akan efektif, lantaran Teheran masih bisa menjalin hubungan ekonomi dengan Moskow dan Beijing.

Dengan demikian, kata Paul, AS tidak bisa mewujudkan keinginannya, yaitu membatasi program rudal dan kebijakan regional Iran.

Dia lalu meminta agar Pompeo menuntut Saudi dan Israel, alih-alih Iran, untuk menjelaskan program nuklir militer mereka. Paul mengatakan, tuntutan semacam ini tidak pernah disampaikan kepada Israel. Saudi pun juga tetap berada dalam zona aman, kendati biro intelijen AS tahu bahwa Riyadh berupaya membeli bom nuklir.

Senator AS ini lalu menyinggung permainan media terkait perang koalisi Saudi dan pejuang Yaman. Dia mengatakan,”Di kementerian pertahanan, ada sejumlah laporan yang menyebut bahwa, contohnya, Saudi diserang rudal sebanyak 32 kali oleh Yaman. Padahal, Yaman sendiri dibombardir Saudi sebanyak 16 ribu kali. Namun tak satu pun yang menyinggungnya sama sekali. Kita bersikap seolah tak terjadi apa-apa.”

Paul menyimpulkan, dengan standar ganda yang digunakan AS terhadap Iran, kebijakan regional Washington tidak akan membuahkan hasil. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*