Washington,LiputanIslam.com—Seorang senator AS telah mengecam penjualan senjata senilai 110 milyar dolar yang dilakukan oleh Amerika dengan kerajaan Saudi. Ia dengan tegas menyatakan bahwa Washington telah mempercayakan sebuah rezim dengan “catatan HAM terburuk” untuk membawa perdamaian ke Timur Tengah.

“Tampaknya, Trump telah mengandalkan sebuah negara yang memiliki catatan kemanusiaan yang buruk untuk membawa perdamaian dan keamanan di Timur Tengah,” ucap senator Demokrat, Chris Murphy, sembari menggambarkan bahwa penjualan senjata tersebut merupakan “gagasan yang mengerikan.”

Murphy, sebagai anggota senat komite luar negeri, lebih jauh membeberkan fakta bahwa kerajaan Saudi terus menerus menggunakan senjata yang disuplai AS untuk melawan warga sipil di Yaman.

“Presiden AS sebelumnya, Barack Obama, lebih berhati-hati untuk memberikan perlengkapan militernya karena ia mengetahui bahwa Saudi telah menggunakan perlengkapan militer yang disediakan AS untuk menyerang warga sipil dan kemanusiaan,” tulisnya.

“Melalui penjualan senjata tersebut, Saudi akan melakukan lebih banyak pembunuhan atas warga sipil di Yaman. Selain itu, ini merupakan strategi Saudi Arabia untuk membuat orang-orang Yaman meninggal karena kelaparan. Kemudian, dengan itu, Saudi akan memojokkan Yaman di meja perundingan.” Tegas senator tersebut. “Saudi tidak akan bisa lakukan hal ini tanpa senjata yang kita jual,” tambahnya.

Murphy semakin bersikeras bahwa banyak orang-orang Yaman telah menjadi semakin radikal dan mengutuk AS atas agresi militer yang dilakukan Saudi di negara mereka. Ia lebih jauh berpendapat bahwa berbagai alat perang yang canggih tersebut tidak akan digunakan untuk melawan kelompok teroris Daesh (ISIS) dan kelompok teroris al-Qaeda, tetapi justru dijadikan alat untuk menegakkan rezim Saudi yang zalim. (fd/alalam)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL