Manila,LiputanIslam.com-Menteri Luar Negeri Rusia mengumumkan, kesepakatan Moskow-Manila di bidang militer dan teknis telah berada di tahap-tahap akhir. Kabar ini disampaikan menyusul memburuknya hubungan antara Filipina dengan sekutu lamanya, Amerika.

Menurut laporan kantor berita Rusia, Sputnik, Sergey Lavrov menyampaikan hal ini dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Filipina, Alan Peter Cayetano. Menurutnya, kedua negara telah menandatangani 9 buah kesepakatan.

“Bisa dipastikan bahwa sejumlah dokumen penting tengah menjalani tahap-tahap final. Dokumen-dokumen ini meliputi kesepakatan kerjasama di bidang militer dan kontak antara lembaga-lembaga eksekutif,”kata Lavrov.

Pernyataan Lavrov tentang penguatan hubungan Rusia-Filipina dilontarkan menyusul pernyataan Rodrigo Duterte perihal hubungan Manila dengan Washington. Duterte menegaskan, saatnya telah tiba bagi Filipina untuk menjauh dari Amerika dan bersekutu dengan China.

Duterte juga menyatakan kemungkinan akan mengunjungi Rusia dan bertemu dengan para pejabat Negeri Beruang Merah, termasuk Vladimir Putin. Dia berencana memberitahu Putin bahwa China, Rusia, dan Filipina adalah tiga negara sekutu. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL