Erbil,LiputanIslam.com—Sekretari Pertahanan AS, James Mattis, melakukan pertemuan dengan pemimpin Kurdi Irak, Masoud Barzani, pada Selasa (22/8). Tujuannya adalah untuk meminta Barzani agar menunda referendum yang telah mereka rencanakan.

Sebelum pertemuan antara kedua negara itu berlangsung, Mattis disambut oleh Barzani di Erbil, lengkap dengan atribut kehormatan berupa karpet merah.

Orang-orang Kurdi mengatakan bahwa mereka akan menggelar referendum pada 25 September mendatang, sekalipun pemerintah Irak dan AS meminta agar rencana itu ditunda.

AS dan beberapa negara barat lainnya khawatir pemilihan tersebut dapat memicu konflik saudara antara Baghdad dan Irbil, di saat mereka tengah berhadapan dengan kelompok militan ISIS.

Selain itu, Mattis juga melakukan kunjungan ke Baghdad dan tiba di negara itu pada Selasa pagi. Ia pun bertemu dengan PM Irak Haider al-Abadi serta Menteri Pertahanan, Arfan al-Hiyali.

Reuters, mengutip keterangan dari pejabat AS yang enggan disebutkan namanya, mengatakan bahwa Mattis akan membahas masa depan militer AS di Irak setelah tumbangnya pengaruh ISIS di negara ini. Tak hanya itu, AS juga berharap dapat memainkan perannya untuk menjaga stabilitas di Irak. (fd/NRT)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL