Beirut,LiputanIslam.com-Sayyid Hasan Nasrullah mengomentari sanksi-sanksi baru yang dijatuhkan AS kepada Hizbullah dan para petingginya. Ia menyatakan, sanksi-sanksi AS terhadap Poros Muqawamah memiliki beragam bentuk, dan salah satunya adalah mencantumkan Hizbullah dalam daftar terorisme.

“Hal yang menyedihkan dalam sanksi-sanksi baru AS adalah imbasnya kepada rakyat Lebanon,”kata Sayyid Nasrullah dalam pidato peringatan kemenangan Hizbullah atas Israel tahun 2000 lalu.

“Nama-nama kami dicantumkan dalam daftar teroris AS dan Arab, guna menjauhkan rakyat dan orang-orang yang ingin menjalin kontak dengan kami. Hal ini dilakukan demi membalas dendam terhadap para pendukung muqawamah di Eropa dan Afrika,”lanjutnya.

Menurut Sayyid Nasrullah, sanksi-sanksi AS tidak berdampak kepada pribadinya atau para petinggi Hizbullah, sebab mereka tidak punya uang tabungan di bank-bank sehingga bisa dibekukan AS.

“Republik Islam Iran ditekan hebat dalam rangka memutus sumber finansial muqawamah. Iran ditekan seperti para pendukung kelompok resistan lain agar menghentikan bantuannya,”tandas sekjen Hizbullah.

Sayyid Nasrullah menegaskan, penyusunan daftar-daftar teroris tidak akan sanggup menundukkan Poros Muqawamah, dan semua usaha itu akan sia-sia belaka. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*