Beirut,LiputanIslam.com-Sekjen Hizbullah, Sayyid Hasan Nasrullah, menyatakan, kami tidak akan lalai melaksanakan tugas. Kami siap memerangi Amerika, Israel, dan sejumlah penguasa Arab berdasarkan prinsip pelaksanaan tugas.

Hizbullah mengadakan majlis duka di aula Sayyidu Syuhada pada malam pertama Muharram di selatan Beirut, Kamis (21/9). Sekjen Hizbullah menyampaikan pidato tentang konsep-konsep Asyura di majlis tersebut. Menurut Sayyid Hasan Nasrullah, semua tindakan para nabi dan imam as didasari tugas yang ada di pundak mereka.

“Poros muqawamah (resistansi) menunaikan pekerjaannya sesuai taklif (tugas) yang diembannya. Poros ini siap berperang, walau harus menghadapi Amerika, Israel, dan sejumlah penguasa Arab,”katanya, seperti dikutip stasiun al-Manar.

Sayyid Nasrullah menyatakan, Hizbullah tidak takut kepada siapa pun yang di hadapan mereka. Dia berpendapat, pejuang sejati adalah yang menunaikan kewajiban syar’inya secara optimal.

“Kami tidak gemar berperang. Tapi jika tugas memanggil, kami akan berperang, walau kami harus menghadapi Bush, Trump, penggantinya, Israel, para penguasa Arab, atau seluruh dunia,”tegasnya.

Sekjen Hizbullah menyatakan, resistansi adalah “sarana untuk mencapai tujuan,” bukan tujuan itu sendiri. Dia menegaskan, berubahnya resistansi menjadi “tujuan” adalah salah satu bahaya yang dihadapi partai-partai dan negara-negara. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL