Yerussalem,LiputanIslam.com—Di tengah ketegangan yang berlangsung antara Israel dan Palestina, hampir 300 orang penduduk Israel datangi Masjid al-Aqsa di wilayah pendudukan Yerussalem al-Quds.

Firas al-Debs, kepala biro media Departemen Wakaf Islam di Yerussalem al-Quds, melaporkan pada Minggu (20/5) bahwa 284 penduduk Israel memasuki wilayah suci Masjid al-Aqsa di bawah perlindungan beberapa unit militer dan polisi Israel. Tujuan aksi ini adalah untuk melakukan provokasi terhadap umat Muslim Palestina yang akhir-akhir ini tertekan dengan kebijakan-kebijakan sepihak rezim Israel kepada penduduk Palestina.

Pejabat Palestina menambahkan bahwa para ekstremis Israel berencana untuk melakukan konvoi lanjutan di Masjid al-Aqsa pada Senin besok.

Wilayah pendudukan Palestina kembali dilanda ketegangan setelah Presiden Amerika, Donald Trump, merelokasi kedutaan Amerika untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerussalem al-Quds. Israel mengklaim bahwa Yerussalem al-Quds adalah Ibu Kota Israel yang baru, menggantikan Ibu Kota Tel Aviv.

Kebijakan kontroversial Amerika ini mendapatkan tantangan dari beberapa negara Muslim seperti Iran, Turki, Mesir, Yordania, Tunisia, Algeria, Irak, Maroko, dan beberpa negara Muslim lainnya. Berbagai demonstrasi pun digelar untuk menolak kebijakan sepihak itu.

Bahkan, Sidang Umum PBB pun telah menolak keputusan Amerika dan menyeru agar negara itu menarik keputusannya kembali. Tetapi, hingga saat ini, semua penolakan dari beberapa negara Muslim dan PBB seolah tak berdaya menghadapi Amerika. Kebijakan relokasi kedutaan itu terus berlanjud dan telah diresmikan beberapa hari lalu. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*