Rabat,LiputanIslam.com-Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Maroko memecat salah satu khatib Jumat, karena ia dianggap telah mengkritik para penguasa Saudi.

Kementerian ini pada Sabtu (1/9) mengumumkan, Abdul Hamid Najjari dicopot dari posisinya usai mencela kebijakan-kebijakan Saudi dalam salat Jumat 20 Agustus lalu.

Dalam klip-klip yang tersebar di media-media sosial, khatib Maroko ini menganggap tersingkapnya kain penutup Kaabah beberapa waktu lalu sebagai pertanda baik.

Menurut Najjari, peristiwa serupa pernah terjadi di awal kekhalifahan dinasti Abbasiah. Kezaliman dan kerusakan mencapai puncaknya di masa itu, sehingga akhirnya berujung pada tergulingnya pemerintahan Abbasiah.

“Angin kencang yang bertiup pada musim haji tahun ini di Saudi adalah sebuah pertanda;pertanda akan lenyapnya sebuah pemerintahan dan kezaliman yang tersebar di sana,”kata Najjari, seperti dikutip situs Arabi 21.

Maroko memiliki hubungan politik baik dengan Saudi. Meski demikian, dalam undian untuk menentukan tuan rumah Piala Dunia 2026, Saudi tidak memberikan suaranya untuk Maroko. Hal ini kemudian membuat hubungan keduanya keruh. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*