Doha,LiputanIslam.com-Kantor berita resmi Qatar, QNA, pada Selasa malam (4/12) memberitakan, Raja Salman bin Abdul Aziz secara resmi mengundang emir Qatar, Tamim bin Hamad Al Thani, untuk menghadiri rapat Dewan Kerjasama Teluk (GCC).

Pertemuan negara-negara anggota GCC akan diadakan pada 9 Desember 2018 di kota Damam, Saudi.

Tiga hari sebelumnya, sebuah harian Kuwait, dengan mengutip dari sumber diplomatik, juga mengabarkan undangan resmi untuk emir Qatar guna menghadiri pertemuan tersebut.

Harian al-Aan memberitakan, Abdul Latif al-Zayani (sekjen GCC) akan melawat ke Qatar guna menyampaikan pesan Raja Salman kepada Tamim bin Hamad.

Wakil menlu Kuwait, Khaled al-Jarallah, juga menyatakan bahwa pertemuan GCC akan diikuti “semua negara anggota.” Statemen ini menandakan kehadiran Qatar dalam pertemuan tersebut.

Tahun lalu, empat negara Arab (Saudi, Mesir, Bahrain, dan UEA) memutus hubungan diplomatik dengan Qatar, sebab Doha dituding mendukung terorisme dan menjalin hubungan dekat dengan Teheran.

Mike Pompeo (menlu AS), saat bertemu sejawat Qatarnya beberapa bulan lalu, mengatakan bahwa Trump menghendaki penyelesaian krisis di GCC ini sesegera mungkin.

“Berlanjutnya krisis ini hanya akan menguntungkan Iran,”ucap Pompeo saat itu.

AS kerap menyatakan akan membentuk NATO Arab guna menghadapi Iran di kawasan. Meski demikian, munculnya krisis diplomatik antara Qatar dengan empat negara Arab ini menyulitkan terwujudnya impian Washington tersebut, (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*